Tradisi Makan Sirih Suku Melayu, Simbolisasi Kerendahan Hati Masyarakat Melayu Kepulauan Riau

tradisi-makan-sirih-riau

RiauOnline.id, Tradisi dan Budaya -- Pada artikel sebelumnya saya sudah membahas salah satu tradisi yang ada di kalangan masyarakt Melayu di Kepulauan Riau, yaitu Tradisi Basuh Lantai. Nah, kali ini ada tradisi unik lainnya yang juga datang dari masyarakat Melayu yang ada di kalangan Masyarakat Melayu ini.

...Tradisi Makan Sirih,

Melihat tradisi ini cukup unik sih!

Kalau orang-orang tua zaman dulu, makan sirih itu mungkin menjadi hal yang biasa sih! Tapi kalau sekarang ini aneh banget, bahkan untuk mencobanya tak akan mau.

Yang tersisa sekarang hanya orang-orang tua yang masih dengan kebiasaan makan daun sirih ini.

Terlihat mulut mereka berwarna merah.

Nah, ini nama tradisi yang akan kali ini kita bahas. Tradisi Makan Sirih yang ada di masyarakat Melayu sudah menjadi aktifitas turun temurun dari leluhur Suku Melayu. Bisa disebut juga Bersirih atau Mengginang atau makan pinang. Jadi, tradisi ini masuk dalam salah satu warisan budaya
Indonesia.

...Di kalangan masyarakat melayu, ini tradisi lho!

Makan sirih atau bersirih ini dilakukan dengan mengunyah bahan-bahan seperti pinang, sirih, gambir, tembakau, kapur, cengkih.

Kebayangkan,

Hal yang perlu kamu tahu bahwa kebiasaan makan sirih ini telah berlangsung lama, yaitu lebih dari 3000 tahun yang lampau atau pada zaman Neolitik, hingga saat ini.

Menurut beberapa sumber mengatakan para musafir Tiongkok pernah mengungkapkan bahwa sirih dan pinang sudah dikonsumsi sejak dua abad sebelum Masehi. Sirih Pinang telah menjadi suatu simbol bagi masyarakat adat Melayu.

Dari Mana Asal Usul Tradisi Bersirih?


tradisi-makan-sirih

...Oke, sebelum lebih lanjut kita bahas satu persatu dulu.

Dari mana tradisi Makan Sirih ini bermula.

Saya mencoba melakukan penelusuran lebih jauh lagi tentang kebiasaan yang kemudian menjadi tradisi ini.

...ulasanya seperti ini,

Dari penelusuran yang saya lakukan, tidak terdapat catatan yang bisa dipertangungjawababkan tentang dari mana awal mula asal muasal tradisi makan sirih ini. Jika melihat dari beberapa referensi mengatakan bahwa, bersirih berasal dari India.

Apa benar ini dari India?

Informasi lainnya mengungkapkan bahwa kebiasaan bersirih sebenarnya sudah dikenal oleh orang-orang yang ada di Asia Tenggara yang kemudian menyebar luas hingga ke Indonesia. Ada bukti Arkeologi tentang bersirih tertua ditemukan di Gua Roh, Thailand.

Jadi, mana yang benar?

Gini aja, terlepas itu dari India atau Thailand, yang jelas tradisi Makan Sirih ini masuk dan berkembang di Indonesia. Salah satunya adalah di kawasan Riau, Melaka dan daerah Melayu lainnya.

Dari India atau Thailand?

Ada kemungkinan dari kedua negara ini. Analisanya begini, Dulu Selat Malaka ini menjadi jalur perdagangan yang cukup ramai. India kita kenal sebagai salah satu bangsa yang cukup ambil andil dalam sebuah perdagangan sementara Thailand merupakan sebuah negara yang posisinya juga tidak terlalu jauh dari Selat Malaka.

Mungkinkah orang Thailand juga berdagang?

...Selalu ada kemungkinan,

Jadi, tidak ada dasar yang valid untuk menyatakan asal muasal tradisi Makan Sirih ini. Tradisi ini tanpa disadari masuk dan berkembang dalam kebudayaan Melayu.

Tradisi ini dapat di terima dan sesuai dengan kondisi Masyarakat Melayu kala itu.

Apa sih Fungsi dan Manfaat Makan Sirih?


tradisi-makan-sirih


...Daun Sirih,

Salah satu jenis dedaunan yang sangat terkenal akan khasiatnya,

Awalnya, makan sirih ini hanya sebagai penyedap mulut, hanya saja sesuatu yang dilakukan secara rutin akan menjadi sebuah kebiasaan yang menimbulkan sebuah kesenangan, kebiasaan dan mungkin akan terasa nikmat sehingga sulit untuk dilepaskan.

Terlepas dari kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan, tradisi makan sirih ini sebenarnya sebuah tradisi merawat gigi

Makan sirih dipercaya dapat meberikan manfaat dalam hal menguatkan gigi, untuk menyembuhkan luka di mulut, menghilangkan bau mulut, menghentikan pendarahan gusi, serta sebagai obat kumur.

Mari merujuk secara Ilmu Kesehatan

Jadi Daun Sirih ini dikenal sebagai salah satu tanaman yang mengandung banyak Air. Terdapat sekitar 85-90% dari daun sirih terdiri dari air.  Nah, kandungan ini membuat daun Sirih sebagai tanaman dengan rendah kalori dan rendah lemak.

..Kamu bayangkan aja,

Dalam per 100 gram daun Sirih ini hanya terdapat kandungan 44 kalori dan 0.4-1% lemak. Cukup rendah kan?

Selain itu, pada daun sirih juga terdapat kandungan Protein: 3 persen per 100 gram, Vitamin A: 1,9-2,9 mg per 100 gram, Iodin: 3,4 mcg per 100 gram, Vitamin B2: 1,9-30 mcg per 100 gram, Sodium: 1,1-4,6% per 100 gram, Vitamin B1: 13-70 mcg per 100 gram, Asam nikotinat: 0,63-0,89 mg per 100 gram.


Penelitian Medis mengungkapkan bahwa Daun Sirih itu dapat Menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

Apa Benar?

...Begini,

Daun Sirih itu mengandung kadar antioksidan yang tinggi, ternyata daun sirih dapat bekerja melawan radikal bebas pemicu stress oksidatif yang merupakan pemicu berbagai penyakit Kronis.

Misalnya,

Memanfaatkan daun sirih untuk menurunkan kadar tigliserida dan kolesterol LDL atau lemak jahat dalam tubuh. Selain itu. daun sirih juga dimanfaatkab untuk dapat membantu mengurangi jumlah lemak total dalam darah.

...Jadi, dalam penjelasan medisnya,

Kolesterol dan trigliserida tinggi sangat berisiko meningkatnya penyakit kardiovaskular, hipertensi, stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal jantung. Sebagai gantinya, daun sirih mampu bekerja meningkatkan kolesterol baik dalam darah yang menjaga kesehatan jantung.

Wow! Ternyata kajian medis dengan apa yang dilakukan oleh orang zaman dahulu sangat relevan dengan hasil penelitian para pakar.
…Kok bisa?
Kalau sekarang penelitian dilakukan melalui peralatan dan kajian dengan menggunakan alat yang modern, namun tidak dengan orang yang hidup dengan segala keterbatasan peralatan. Pengalaman pada percobaan mereka sangat menunjukkan hasil yang luar biasa.
…jadi,
Saya sendir mengambil kesimpulan jika apa yang dilakukan oleh orang-orang Melayu dalam tradisi Makan Sirih ini bukanlah sesuatu yang tanpa alas an.
Yang pastinya, mereka sudah tahu tentang khasiat dari daun Sirih ini.

Ternyata Terdapat Filosofi dalam Makan Sirih


...Selalu ada makna filosofi dibalik tradisi Melayu,

Tradisi Makan sirih bukan hal yang tanpa makna, didalam aktifitas ini juga terdapat filosofi masyarakat Melayu.

Jadi,

Sirih itu sebagai sifat rendah hati dan memuliakan orang lain oleh Suku Melayu, Coba lihat bagaimana Daun Sirih Tumbuh, meski memerlukan suatu sandaran untuk hidup tapi dia tidak merusak sandaran tersebut.

...Filosofi Pinang,

Pinang itu melambangkan sebuah  keturunan yang baik, hal ini dapat dilihat dari jenis pohonnya yang menjulang ke atas dan biasanya tinggi, ada harapan mendapatkan keturunan yang baik dan sukses.

Kapur melambangkan keturunan yang baik. serta Kapur dan Tembakau itu melambangkan sebuah hati yang tabah dan rela untuk berkorban demi orang lain.

Ada harapan besar dibalik tradisi Makan Sirih ini,

Tradisi Makan Sirih di Riau


...Saya sendiri cukup salut dengan tradisi ini,

Bukan salut karena kuat atau nggak nya makan sirih,

Tapi, apa yang dilakukan ini ternyata memiliki kemaslahatan secara medis yang sangat luarbiasa. Penelitian pakar kesehatan yang mengatakan ini, jadi tak perlu diragukan lagi.

Tradisi Makan sirih,

Memang hampir setiap daerah mengenal istilah makan sirih. Namun, hal ini sudah tidak banyak kita temukan lagi. Hanya saja kadang kita melihat kalangan orang lanjut usia yang masih sering mengunyah Sirih.

Nggak kebayang aja ya, kalau ada Mahasiswa di kampus Cantik, imut sambil ngunyah Sirih! Tidak seperti itu juga kaleeee!

Ini tradisi dan Budaya...

Kalau di daerah Riau,

Ada sebuah Tradisi Makan Sirih yang digelar dalam sebuah acara penting sebagai bentuk penyambutan tamu, biasanya diawali dengan sebuah tari penyambutan. 

Pada Tradisi Makan Sirih di Riau menggunakan Tapak Sirih sebagai perangkat dalam setiap pelaksanaan acarra adat. Uniknya setia Tapak Sirih mengandung makna yang beragam juag. 

Jadi, didalam Tapak Sirih ini dilengkapi dengan berbagai perlengkapan seperti cembul yang berjumlah empat atau lima digunakan untuk tempat menyimpan pinang, gambir, kapur, tembakau dan bunga cengkeh. Selai itu, tersedia juga Kacip yang digunakan sebagai pisau untuk memotong dan mengiris buah pinang atau obat-obat tradisional dari tumbuhan lainnya.

Makan Sirih menjadi sebuah tradisi dan kebiasaan dikalangan Masyarakat Melayu yang ada di Riau. Tradisi ini masih kita jumpai hingga saat ini, tetap mereka jaga dan tetap meraka lakukan kala ada acara-acara penting adat Melayu Riau.

Konsep Makan Sirih itu bukan seperti akan menjadi kegiatan rutin sehari-hari. Formatnya sudah berbeda, dibuat dalam bentuk sebuah acara adat.

0 Response to "Tradisi Makan Sirih Suku Melayu, Simbolisasi Kerendahan Hati Masyarakat Melayu Kepulauan Riau"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel