Makna Filosofis Dibalik Prosesi Tradisi Adat Tepuk Tepung Tawar Masyarakat Melayu

makna-tradisi-tepuk-tepung-tawar

RiauOnline.id, Tradisi dan Budaya -- Tradisi Adat Tepuk Tepung Tawar sangat dikenal dengan baik dalam kalangan masyarakat Suku Melayu. Tradisi ini secara turun temurun mereka lakukan sebagai warisan dari leluhur mereka.

Tradisi Adat Tepuk Tepung Tawar merupakan sebuah proses ritual menolak bala atau sial, upacara adat yang satu ini biasanya dilakukan pada bayi yang baru lahir, saaat seorang anak yang sedang disunat ataupun juga pada sebuah prosesi pernikan dan dalam berbagai hal lainnya.

...Makna Filosofis dibalik Tradisi Tepuk Teung Tawar,

Sebuah proses yang sudah dijalankan sejak zaman dahulu dan terus tetap terjaga hingga saat ini. Didalam prosesi ini sangat terlihat jelas nuansa Melayu yang terkandung didalamnya. Ada nilai-nilai nasehat dan kearifan lokalyang terkandung di tiap-tiap acara Tepuk Tepung Tawar ini.

Misalnya dalam acara sunatan atau khitan.

Jadi, dalam Proses sunat atau sirkumsisi  atau yang kita kenal dengan istilah khitan, menurut apa yang ada dalam ritual Tepung Tawar memiliki banyak pantangan yang kemudian memengaruhi penyembuhan luka hasil sunat,”

Menurut keyakinan mereka, jika pantangan tersebut tidak dilaksanakan maka akan terjadi bala bagi orang yang sedang di khitan tersebut. Nah, dalam sebuah penelitian mengungkapkan bahwa apa yang menjadi pantangan dalam prosesi ini memiliki korelasi antar kepercayaan dalam masyarakat melayu dengan apa yang menjadi anjuran medis ketika seseorang sedang di khitan berkaitan dengan kesehatan reproduksi anak.

...Masih adakah Tradisi Tepuk Tepung Tawar?

Tradisi Adat Tepuk Tepung Tawar ini masih tetap terjaga hingga saat ini. Jadi, kita masih bisa menemukan pelaksanaan prosesi Tepuk Tepung Tawar ini dalam kalangan masyarakat Melayu Riau dan Kepulauan Riau.

Hal ini membuktikan bahwa keberadaan tradisi ini masih eksis hingga saat ini. Menjadi sebuah kebanggan untuk menghargai sebuah warisan budaya leluhur kita, apalagi nilai-nilai yang terkandung didalamnya tidak bertentangan dengan yang lainnya.

Selain itu, Tradis Tepuk Tepung Tawar juga menjadi bagian dari kekayaan tradisi dan budaya Nusantara yang masih dijumpai hingga saat ini.

Nah, jika ingin melihat bagaimana tradisi dan prosesi pelaksanaan tradisi adat Tepuk Tepung Tawar kamu bisa menjelajahi bumi melayu yang ada di Sumatera (Riau dan Kepulauan Riau). Dalam beberapa agenda adat akan kamu jumpai sebuah proses yang lahir sejak zaman dahulu kala.

Untuk mengenal lebih dalam tentang tradisi Tepuk Tepung Tawar ini : Mengenal Tradisi Tepuk Tepung Tawar Riau, Tradisi dan Budaya Unik Dari Tanah Melayu

0 Response to "Makna Filosofis Dibalik Prosesi Tradisi Adat Tepuk Tepung Tawar Masyarakat Melayu"

Post a comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel