Air Terjun Resun, Paduan Sejarah yang Berselimut Keindahan Alam Kabupaten Lingga

liburan-ke-Air-Terjun-Resun-lingga

RiauOnline.id
-- Kali ini kita akan membahas Desa Resun. Jadi, Desa Resun ini merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

...Desa Resun dan keunikan sejarah namanya,

Desa Resun adalah bagian dari sejarah Kabupaten Lingga. Ada banyak cerita yang bisa kita gali dari Desa Resun ini. Salah satunya adalah asal muasal nama 'Desa Resun' ini sendiri.


Berawal dari cerita orang Aceh yang kemudian singgah di Pulau Lingga ini. Awal cerita mereka hanya berniat unutk sejenak singgah di kawasan ini. Namun, entah apa yang mereka fikirkan hingga pada akhirnya menetap di Pulau ini.

Suatu ketika wabah penyakit yang menyerang kawasan ini.

Oleh masyarakt setempat, penyakit ini mereka sebut dengan nama penyakit ta'un. Menurut kepercayaan mereka saat itu mengatakan bahwa penyakit tersebut datangnya dari makhluk halus yang merasa terganggu dengan keberadaan mereka di tempat itu.

Anehnya, para makhluk halus yang mengganggu mereka itu bahkan menunjukkan wujud mereka. Keadaan tersebut membuat mereka menjadi ketakutan. Keadaan tersebut terus terjadi hingga meresahkan kehidupan sehari-hari mereka. Keadaan tersebut makin diperparah dengan kawanan perampok yang sering datang merampas harta mereka, harta benda mereka habis dijarah bahkan kawanan perampok ini tak segan untuk memerkosa dan melakukan tindakan kekerasan hingga membunuh.

...Pindah dalam kondisi ketakutan,

Kondisi ini membuat mereka membuat keputusan untuk pindah ke kawasan lainnya. Mereka beranggapan tempat ini sudah tidak aman untuk mereka tempati. Mereka memikirkan bagaimana untuk bertahan hidup jika harus tetap bertahan di tempat ini.

Akhirnya,

Mereka secara serempak meninggalkan kampung yang semula mereka tempati ini. Mereka mengambil pulau-pulau kecil di sekitar tempat semula untuk menghindari gangguan perampok tersebut.

Keadaan ini tak berlangsung lama. Mereka mendapat informasi jika kamu tempat semula mereka tinggal sudah aman dan perampok sudah tidak datang ke kawasan tersebut. Keadaan ini membuat mereka kembali berhasrat untuk kembali pulang dan menetap kembali di kampung tersebut.

Perpindahan tersebut kembali diketahui oleh kawanan perampok tersebut. Mereka kembali lagi untuk membuat keonaran dan keresahan masyarakat di sana. Hingga pada akhirnya solusi yang terbaik adalah kembali meninggalkan kampung tersebut. Semenjak itulah mereka menamai kampung mereka tersebut dengan julukan 'Kampung Resa' yang dikarenakan kondisi nya selalu meresahkan.

...Informasi berbeda yang didapatkan di Bangka, justru orang-orang disana mendengar informasi jika di kawasan Resun adalah kawasan yang subur...

Nah, infromasi ini membuat mereka berkeinginan untuk datang ke Pulau Lingga. Akhirnya, datanglah rombongan orang-orang yang berasal dari Bangka menuju Pulau Lingga. Kala itu mereka detang dengan seorang pemimpin  bernama Haji Muhammad Yusuf bin Haji Hasan.

Selanjutnya, Haji Muhammad Yusuf bin Haji Hasan dan orang-orang yang ikut bersamanya mendirikan tempat tinggal di kawasan kampung yang ditingal pergi oleh orang-orang aceh yang sebelumnya menetap di sini.

...Terjadi hal yang sama,

Awal kedatangan rombongan Haji Muhammad Yusuf bin Haji Hasan mencoba bertani dan mengolah tanah yang mereka ketahui subur untuk dapat sekadar memenuhi segala kebutuhan hidup mereka. Merekapun membersihkan dan memperluas lahan-lahan yang akan mereka olah untuk bercocok tanam.

Namun, setelah beberapa lama mereka menetap disana, hal yang sama pun terjadi dengan mereka. Wabah penyakit yang sama juga menyerang kelompok yang dipimpin oleh Haji Muhammad Yusuf bin Haji Hasan, selain itu juga kawanan perampok juga datang mengacau mereka.

Korban berjatuhan, baik yang disebabkan oleh Penyakit ta'un atau pun ulah perampok yang merambah dan membunuh mereka. Kejadian itu juga menyebabkan mereka juga ingin pindah ke tempat lain atau pulau yang ada di sekitaran Pulau Lingga. Namun, keinginan tersebut dapat di redam oleh Haji Muhammad Yusuf bin Haji Hasan. Mereka diminta untuk bersabar menghadapi musibah ini.

Suatu ketika, Haji Muhammad Yusuf bin Haji Hasan yang sering melakukan perjalanan ke daerah Serawak dan Brunei kembali dengan membawa empat 'orang pintar'. Mereka diharapkan mampu membantu masyarakat sekitar untuk mengatasi permasalahan yang sedang mereka hadapi.

Awalnya kehadiran mereka sedikit memberikan ketenannga masyarakat yang sedang dilanda kegelisahan. Namun, apa yang terjadi tak sesuai dengan ekspektasi mereka. Keemapt orang tersebut malah terserang penyakit Ta'un. Mereka kemudian dikuburkan dalam satu liang lahat yang sama.

Nah, untuk menghargai jerih payah usaha yang dilakukan tersebut makan nama 'resah' diganti menjadi 'Resun' yang kemudian menjadi nama desa atau kampung ini. Jadi, nama desa Resun diambil dari awal kata “resah” yaitu “re” dan akhir kata “susun” yaitu “sun”. “Resah” berasal dari orang-orang Aceh yang hidupnya tidak  tenang setelah menetap di Lingga, dan “susun” diambil dari para orang pintar dari Serawak dan Brunei yang dikubur tersusun dalam satu liang.

Kawasan Wisata Air Terjun Resun nan Eksotik dan mempesona

air-terjun-desa-resun

Tak hanya dikenal dengan sejarah sebagai 'Bunda Tanah Melayu', kawasan Kabupaten Lingga ajuga memiliki wisata Air terjun yang sangat indah dan menawan. Salah satunya yang terdapat di Desa Resah ini.

...Air Terjun Resun?

Panorama yang sangat menakjubkan membuat Air Terjun Resun yang terletak di Desa Resun selalu menjadi tempat favorit untuk liburan atau sejenak melepas penat yang bersemayam di tubuh dan pikiran kamu.

Pepohonan rindang dan hijau akan membuat mata kamu kembali segar setelah sekian lama bergelut dengan pekerjaan di kantor. Seharian penat dan jenuh dengan setiap aktivitas dan pekerjaan maka tak ada salahnya kamu sesekali memanjakan mata, badan dan fikiran kamu.

...Dan Air Terjun Resun bisa menjadi alternatif tujuan kamu!

Air Terjun Resun

Dengan kondisi dengan beberapa tingkat susunan bertingkat, Air Terjun Resun makin terlihat mempesona dan menarik untuk dikunjungi. Lebih keren nya lagi, kemiringan air terjun ini mencapai 45 drajat. Nah, kemiringan tersebut membuat air tidak langsung terjun ke dasar, tetapi mengalir indah di dinding landasan seolah mengajak setiap orang yang berkunjung dan datang ke Air Terjun Resun untuk segera turun menikmati kesegarannya.

"...Semua masih sangat alami lho....!"

"....Hutannya juga masih terjaga, Pokoknya pas dech untuk rilek..."

Nah, untuk masalah kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Air Terjun Resun mungkin kamu bisa menyesuaikan dengan kondisi di lokasi dan keinginan kamu. Apakah kamu ining pergi saat pengunjung ramai atau ingin santai saat pengunjung sedang sepi. Yang jelasnya, jika liburan panjag atau akhir weekend maka tempat ini akan selalu dipenuhi oleh pengunjung yang ingin menikmati Air Terjun Resun.

...Moment Mandi Syafar?

Ada momen budaya yang bisa kamu jumpai disana, yaitu Mandi Syafar. Jadi, Kala mandi syafar maka penduduk atau masyarakat sekitar akan datang beramai-ramai untuk berkunjung dan menyaksikan mandi syafar di air terjun ini. Ini adalah sebuah tradisi mandi untuk menolak bala ini sudah dipercaya sejak lama ketika masa Kerajaan Lingga-Riau-Johor-Pahang masih bertahta di Pulau Lingga.



liburan-ke-Air-Terjun-Resun-lingga

Nah, untuk kamu yang dari luar Pulau Lingga maka kamu bisa menggunakan rute melalui batam atau Tanjung Pinang untuk mencapai Pulau Lingga ini. Kemudian kamu dapat menggunakan mobil atau motor sewaan untuk mencapai Air Terjun Resun yang terletak di Desa Resun Kecamatan Lingga Utara Kabupaten Lingga.

Pengunjung dapat mengunjungi air terjun Resun ini pada pagi hari hingga sore. Sedangkan harga tiket masuk yang harus dibayarkan pengunjung untuk bisa menikmati keindahan air terjun itu hanya sekitar Rp3000,- untuk orang dewasa, dan Rp1.000,- untuk tiket anak kecil.

..Menarik buka!

Tunggu apalagi, packing barang kamu and joss menuju Ari Terjun Resun di Kabupaten Lingga,dijamin memuaskan di setiap detik perjalanan kami.

...Happy Travelling!

0 Response to "Air Terjun Resun, Paduan Sejarah yang Berselimut Keindahan Alam Kabupaten Lingga"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel