Apakah Kolesterol Bermanfaat Bagi Tubuh Kita?

Apakah Kolesterol Bermanfaat Bagi Tubuh Kita?

Admin
Saturday, 9 November 2019

apakah-kolesterol-bermanfaat-bagi-tubuh

RiauOnline.id – Kata ‘Kolesterol’ selalu menjadi hal yang terdengar mengerikan bagi kesehatan kita. Benar kah sejahat itu makhluk yang bernama kolesterol tersebut?

Harus ada pemahaman yang baik terhadap definisi dan manfaat kolesterol bagi tubuh, selama ini kita hanya tahu bahwa kolesterol itu berbahaya tubuh.

Satu catatan penting bahwa kolesterol memiliki manfaat yang tidak dapat tergantikan didalam tubuh kita sementara catatan lainnya mengunkapkan bahwa kolesterol sangat berbahaya bagi tubuh kita.

‘Dua sisi yang bertolak belakang….’

Definisi Kolesterol?


Jadi sebelum kita melanjutkan pembahasan mengenai ‘makhluk’ bernama Kolesterol maka kita harus memahami terlebih dahulu apa itu Kolesterol.

Kolesterol ( C27H45OH ) adalah alkohol steroid yang ditemukan dalam lemak hewani / minyak, empedu, susu, kuning telur.

Kolesterol sebagian besar disintesiskan oleh hati dan sebagian kecil diserap dari diet. Keberadaan kolesterol dalam pembuluh darah yang kadarnya tinggi akan membuat endapan atau  kristal lempengan yang akan mempersempit  pembuluh darah.

Kolesterol ditemukan dalam sel darah merah, membran sel dan otot. 70 % kolesterol di esterifikasikan ( dikombinasikan dengan asam lemak ) dan 30 % dalam bentuk bebas.

Kolesterol merupakan lemak yang berwarna kekuningan dan seperti lilin yang diproduksi oleh tubuh terutama didalam hati.

Kadar kolesterol di dalam darah adalah dibawah 200 mg/dl. Apabila melampaui batas normal maka disebut sebagai hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia biasanya terdapat pada penderita obesitas, diabetes mellitus, hipertensi, perokok serta orang yang sering minum-minuman beralkohol.

Jadi, ada kolesterol baik dan ada kolesterol jahat.

Apa sih manfaat Kolesterol bagi tubuh kita?


Sebagaia orang melazimkan kata ‘kolesterol’ mengacu kepada sesuatu yang berbahaya bagi kesehatan tubuh kita, pedahal definisi itu tidak sepenuhnya benar.

Sebagai pengetahuan kita bersama, Kolesterol dalam tubuh mempunyai fungsi yang penting, diantaranya adalah:

  • Koelsterol yang terdapat didalam tubuh kita dapat dijadikan sebagai pelindung otak, 11 % dari berat otak adalah kolesterol. 
  • Selain itu, bersama zat gizi lainnya kolesterol dan sinar matahari membentuk vitamin D, 
  • Merupakan zat esensial untuk membran sel, 
  • Merupakan bahan pokok untuk pembuatan garam empedu yang diperlukan untuk pencernaan makanan, 
  • Bahan baku pembentukan hormon steroid, misalnya progesterone dan estrogen pada wanita, testosteron pada laki-laki, 
  • Untuk mencegah penguapan air pada kulit, membawa lemak keseluruh tubuh melalui peredaran darah.

Kapan kolesterol akan menjadi berbahaya?

Sederhananya, jika kolesterol jahat mendominasi kolesterol baik maka hal inilah yang akan berdampak berbahaya bagi kesehatan tubuh kita.

Jika hal ini terjadi, maka bisa menyebabkan beberapa penyakit seperti diabetes, stroke serta penyakit serangan jantung.

Apakah kamu pernah mendengar istilah ‘Hiperkolesterolemia’?

Nah, ini adalah salah satu penyakit yang disebabkan oleh kadar kolesterol berlebihan. Hiperkolesterolemia adalah salah satu faktor dari penyakit jantung koroner.

Catatan di Indonesia:
Angka terjadinya Hiperkolesterolemia menurut penelitian MONICA I (pada tahun 1988) sebesar 13,4% untuk wanita dan 11,4% untuk pria. Pada wanita, penyakit Hiperkolesterolemia lebih tinggi 2% dibandingkan dengan yang terjadi pada pria.

Hal ini meningkat pada penelitian MONICA II (enam tahun berikutnya, 1998) untuk wanita meningkat menjadi 16,2% dan untuk pria meningkat menjadi 14%.

Prevalensi hiperkolesterolemia pada masyarakat pedesaan, mencapai 200 – 248 mg/dL atau mencapai 10,9 % dari total populasi pada tahun 2004.

Penderita pada generasi muda, yakni usia 25 – 34 tahun, mencapai 9,3 %. Wanita menjadi kelompok paling banyak menderita masalah ini, yakni 14,5 %, atau hampir dua kali lipat kelompok laki-laki. (Bahri, 2004).

Angka kejadian hiperkolesterolemia terus meningkat setiap tahun, sehingga dapat diduga bahwa angka kejadian Penyakit Jantung Koroner pun ikut meningkat.

Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang hiperkolesterolemia. Pada tiap tahunnya terjadi peningkatan terjadinya resiko penyakit Hiperkolesterolemia.

Lalu bagaimana cara mengatasi penyakit Hiperkolesterolemia ini?

‘Mencegah lebih baik dari mengobati…..’

Nah, kamu sering dengar istilah itukan? Ada baiknya kamu melakukan pencegahan sebelum terkena penyakit dari dampak yang disebabkan oleh kolesterol tinggi ini.

Jika ternyata kadar kolesterol Anda melebihi normal, maka segera konsultasikan ke dokter. Hal penting yang bisa Anda lakukan adalah mengubah pola makan Anda sehari-hari.

Berikut ini ada beberapa tips menarik untuk mencegah peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh, diantaranya adalah :

  1. Pilih makanan mengandung lemak yang sehat. Jangan mengkonsumsi lebih dari 10% dari kadar lemak harian dari lemak yang mengalami saturasi. Hindari jenis lemak trans. Jenis lemak yang sehat didapat dari minyak zaitun, kacang, dan minyak kanola. Almon dan walnut juga merupakan sumber lemak sehat.
  2. Batasi kadar kolesterol. Maksimal asupan kolesterol adalah 300 mg sehari. Pada penderita jantung, jumlahnya tidak lebih dari 200 mg. Sumber kolesterol adalah daging, kuning telur, dan produk susu. Hindari makan otak, hati, usus, ginjal dan babat. Hindari juga makan kue-kue yang dibuat dari susu, kuning telur, dan mentega.
  3. Pilih makanan yang mengandung serat misalnya buah dan sayuran. Serat dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
  4. Konsumsi ikan. Beberapa jenis ikan baik untuk kesehatan. Ikan tuna, ikan kod atau halibut merupakan pilihan yang sehat untuk menghindari kolesterol. Jenis ikan salmon, makarel, dan herring memiliki kadar asam lemak omega 3 yang dapat membantu mempertahankan kesehatan jantung.
  5. Hindari alkohol dan rokok. Alkohol dapat meningkatkan kadar kolesterol, sedangkan merokok dapat mengakibatkan aterosklerosis yang berujung pada serangan jantung dan stroke.
  6. Lakukan olahraga atau kegiatan untuk tubuh karena dapat memperbaiki kadar kolesterol. Lakukan setidaknya 30 menit atau jika memungkinkan 1 jam dalam sehari, misalnya menggunakan sepeda statis, berjalan cepat, atau gerakan lainnya.