Museum Sang Nila Utama: Travelling Sambil Belajar Sejarah di Pekanbaru, Riau

Museum Sang Nila Utama: Travelling Sambil Belajar Sejarah di Pekanbaru, Riau

Admin
Thursday, 20 June 2019

travelling-ke-museum-sejarah-Sang-Nila-Utama-di-pekanbaru-riau


RiauOnline.id, Wisata -- Museum Sang Nila Utama merupakan salah satu objek yang ada di Kota Pekanbaru, Riau. Keberadan Museum Sang Nila Utama bisa menjadi salah opsi ketika akan berwisata atau travelling ke Kota Pekanbaru.

“Asyik loh guys, travelling trus bisa melihat benda-benda bersejarah....”

Bangunan dari mesium ini cukup unik loh guys, berbentuk rumah tradisional masyarakat Melayu. Saat berada di Museum Sang Nila Utama ini akan banyak hal-hal yang akan mengisi kepala kamu sebagai pengetahuan baru dalam hal sejarah Melayu.

For your Information: Museum Sang Nila Utama ini pertama kali diresmikan oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Indonesia yakni Prof. Dr. Edi Setiawati pada 9 juli 1994. Spot Museum yang satu ini menjadi wahana wisata edukasi, tempat dimana kamu bisa liburan namun tetap dapat sambil belajar hal-hal baru yang berkaitan dengan sejarah Melayu di Riau.

Sejarah Singkat Museum Sang Nila Utama...

Jika kamu berkeliling sekitar area Museum Sang Nila Utama maka yang terbayang dikepala kamu ada segala hal yang berkaitan dengan 'Melayu'. Bisa jadi kamu berfikir tentang sebuah Kerajaan Besar, adat dan budaya Melayu dan hal-hal lainnya yang berbau Melayu Riau.

Sejarah awal berdirinya Museum Sang Nila Utama ini pada thaun 1975, Kal itu Perwakilan-perwakilan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan berubah menjadi Kantor Wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Riau dan musyarawah dengan tokoh-tokoh Budayawan di Riau untuk membangun sebuah museum yang menyimpan segala benda-benda bersejarah Inonesia.

Langkah pertama kala itu dengan membentuk sebuah Bidang Permuseuman Sejarah dan Kepurbakalaan, upaya ini dimulai degan mengumpulkan benda-benda (koleksi) peninggalan sejarah dan budaya. Dengan harapan segala bentuk benda dan bukti sejarah tersimpan dengan baik sebagi bukti sejarah yang autentik.

Niatan pembangunan Museum berlanjut hingga pada perancangan gedung ditanah seluas 16.930 m2 yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru. Hingga selanjutnya berkembang seperti yang kita lihat sekarang ini. Hal ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dan sebagai aplikasi terhadap perawatan benda-benda bersejarah di Riau.

travelling-ke-museum-sejarah-Sang-Nila-Utama-di-pekanbaru-riau
Informasi Umum Museum Sang Nila Utama
Sang Nila Utama, nama siapakah?

Menurut catatan sejarah, Riau pernah menjadi bagian dari daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya. Kala itu Kerajaan Sriwijaya sedang berada pada masa kejayaannya hinga berekpansi dalam perluasan wilayah kekuasaan hingga mencakup daerah Sumatera bagian tengah, termasuk Riau.

Dalam penuturan Sejarah mengungkapkan bahwa ada akibat dari keruntuhan Kerajaan Sriwijaya ada banyak dari keturunan dari Dinasti Sailendra yang meninggalkan kerajaan dan membangu sebuah kerajaan baru. 

Salah satu dari keturunan Dinasti Sailendra adalah Sang Sapurba. Beliau juga turut meninggalkan daerah yang menjadi kekuasaan Kerajaan Sriwijaya kala itu. Kemudian beliau pergi meninggalkan Kerajaan Sriwijaya diiringi oleh Mangkubumi yang tidak lain adalah mertuanya sendiri yaitu Demang Lebar Daun dan putranya Sang Nila Utama.

Berlayarlah mereka dengan menggunakan perahu dengan layar berwarna kuning menuju ke wilayah kreajaan yang pernah menjadi jajahannya. Kerajaan tersebut adalah kerajaan Bintan. Disana mereka disambut baik oleh pihak Kerajaan Bintan.

Singkat cerita, terjadilah jalin kasih antara Sang Nila Utama dengan putri Wan Sri Beni. Selanjutnya, niatan dan hasrat sang Nila Utama juga disambut baik oleh Ratu dari Kerajaan Bintan yang kemudian digelarlah pernikahan antara mereka. Yang dalam kisah selanjutnya Sang Nila Utama mendapat mandat untuk meneruskan menjadi penguasa di Kerajaan Bintan.

Nah, sekarang kamu tahukan dari mana asal muasal nama Museum Sang Nila Utama?

Arsitektur bangunan Museum Sang Nila Utama...

Jika melihat langsung bentuk dari bangunan Museum Sang Nila Utama ini maka akan terlihat sangat unik, bentuknya seperti rumah tradisional Melayu. 

Nah, Pada area kawasan bangungan Museum Sang Nila Utama ini terdapat beberapa koleksi koleksi yang besar. Pada bagian halaman Museum ini terdapat miniature alat pengeboran minyak yang merupakan sumbangan dari perusahaan minyak Chevron. Sedangkan di halaman belakang museum terdapat kerangka ikan paus.

Ada tiga lantai dari bangunan ini, kamu bisa mengekplor lebih dalam lagi. Lantai dua merupakan pintu masuk dari Museum ini. Di ruangan ini nanti kamu akan disambut oleh seorang petugas resepsionis yang akan meminta kamu untuk mengisi buku tamu atau buku kunjungan ke Museum Sang Nila Utama. Nah, jika ingin mendapatkan informasi yang lebih maka kamu bisa menggunakan pemandu yang ada di Museum Sang Nila Utama ini.

Pada sebelah kanan pintu masuk ini kamu dapat menyaksikan beberapa hal tentang sejarah bagaimana awalnya terbentuk Provinsi Riau beserta sedikit pengetahuan tentang ekplorasi minyak yang ada di Riau.

travelling-ke-museum-sejarah-Sang-Nila-Utama-di-pekanbaru-riau
Lokasi didalam bangunan Museum Sang Nila Utama
Sedangkan pada lantai tiga terdapat berbagai koleksi yang ada di Museum Sang Nila Utama. 

Pada Lantai I, pada bagian ini kamu akan menjumpai Candi Muara Takus, kapal Lancang Kuning, dan berbagai miniatur rumah khas dari berbagai budaya di Riau. Selain itu juga terdapat beberapa koleksi berupa Pakaian adat dari berbagai budaya Melayu, Koleksi sejarah taerkait permainan khas, Kumpulan beberapa kesenian alat musik, Jenis kain tenun, senjata khas serta berbagai perlengkapan rumah tangga khas masyarakat Melayu yang digunakan saat itu.

Koleksi dilantai II, Oh ya, jika kamu berkunjung ke Museum Sang Nila Utama ini maka kam akan masuk di pintu pada lantai II ini. Bagian ruangan yang pertama kamu masuk ini adalah lantai II. Pada ruangan terdapat koleksi replika pengeboran minyak bumi, replika cara kerja badan perminyakan yang mengelola minyak bumi di Provinsi Riau yaitu Chevron, gerabah dan keramik peninggalan dari cina sekitar abad ke 11-18, koleksi uang kuno, dan miniatur-miniatur istana Siak Sri Inderapura dan istana pendukungnya.

Pada lantai II dari museum ini juga terdapat beberapa pajangan lukisan gubernur-gubernur yang pernah menjabat di Provinsi Riau, Raja Siak dan lukisan-lukisan para pemerhati budaya melayu seperti Dr (HC). Tenas Effendi  serta yang lainnya.

Pada lantai III, pada bagian ini tersimpan benda-benda koleksi bersejarah yang merupakan peninggalan dari kerajaan yang pernah mendominasi Riau. Misalnnya Mahkota Kerajaan Siak serta juga terdapat benda-benda koleksi bersejarah lainnya. 

"Bagaimana...???"

"Tertarikkah untuk berkunjung...???"

Informasi selanjutnya, pada bagian belakang dari museum ini juga terapat tempat beristirahat bagi pra pengunjung yang dalam rombongan atau yang biasanya datang dari institusi pendidikan. Taman Gemala, inilah nama taman tersebut. Di Taman ini tersedia beberapa pondok kecil yang kemudian juga dilengkapi dengan koleksi bersejarah berupa mesin tebu, mesin padi, dan sebagainya. 

Nah, jika kamu berniat berkunjung ke tempat ini maka kamu harus perhatikan beberapa hal berikut ini:

Pertama, Jaga tangan kamu. Jangan jahil ya! jangan sampai kunjungan kamu ketempat ini merusak benda-benda bersejarah yang ada di tempat ini. Ingat!!! ini benda langka loh.

Kedua, Jika kamu yang berasal dari luar daerah maka pesanlah tiket jauh-jauh hari serta browsing untuk tempat penginapan kamu untuk di booking agar kamu lebih mudah saat berada di Pekanbaru. Namun, jangan khawatir di Pekan baru banyak kok tempat penginapan dengan Low Budget.

Sepertinya kamu pasti akan tertarik untuk berkunjung ke tempat ini. Museum Sang Nila Utama bisa menjadi salah satu agenda saat kamu akan travelling ke daerah Pekanbaru, Riau.