Ekspedisi Pamalayu, Sejarah Kekuatan dan Taktik Perluasan Wilaya di Kawasan Kerajaan Melayu

Ekspedisi Pamalayu, Sejarah Kekuatan dan Taktik Perluasan Wilaya di Kawasan Kerajaan Melayu

Admin
Sunday, 16 June 2019

sejarah-Ekspedisi-Pamalayu-Kawasan-Kerajaan-Melayu

RiauOnline.id -- Didalam NegaraKertagama Pupuh 13/1-2 menyebutkan bahwa Siak pernah berada dibawah kekuasaan Kerajaan Majapahit. Meskipun disana tidak disebutkan secara detail tentang Kawasan Siak yang dimaksudkan didalam Negarakertagama Pupuh 13/1-2 tersebut.

Siak dan beberapa kerajaan Melayu lainnya yang ada di Kawasan Sumatera ini sering dicakupkan dalam satu sebutan yaitu “Kerajaan Melayu”. Seperti misalnya: Indragiri, Kampar, Bintan, dll. Bahkan beberapa sumber juga berpendapat bahwa Kerajaan Sriwijaya merupakan kelanjutan dari Kerajaan Melayu Lama.

Penelitian lebih lanjut lagi….

Didalam berbagai penulisan sejarah oleh beberapa sejarawan Indonesia maupun sejarawan yang berasal dari luar negeri sering menyebutkan bahwa kerajaan Melayu berada di Kawasan Jambi ataupun Minangkabau.

Namun, Jambi yang mereka maksudkan tersebut adalah Lubuk jambi (secara administratif masih masuk dalam Kawasan Kabupaten Kuantan Sengingi, Provinsi Riau). Hal tersebut makin menjadi jelas jika mengingat daerah Lubuk Jambi terletak didekat Sungai Langsat tempat dimana “maklumat Padang Rontjo” diketemukan.

Pengaruh Ekspansi Kerajaan Besar…

Kala itu kerajaan Melayu yang ada Pulau Sumatera bagian Tegah menjadi perhatian Kerajaan-kerajaan besar yang ada di tanah jawa. Keinginan mereka memperluas daerah kekuasaan dan menanamkan pengaruhnya membuat mereka mulai melakukan perluasan ke berbagai Kawasan.

Pertanyaannya, mengapa melakukan ekspansi tersebut?

Kala itu, Kawasan selat Malaka menjadi Kawasan yang sangat penting. Kawasan ini merupakan daerah yang paling strategis dalam kemajuan ekonomi suatu daerah. Selat Malaka menjadi lintas antara Barat (India) – Indonesia – Timur (Cina). Sementara keadaaan waktu itu didominasi oleh kerajaan melayu karena letaknya yang memang berada di Kawasan pada lintasan tersebut.

So, apa yang mereka rencanakan?

Anggapa bahwa Kerajaan Melayu yang memegang peran penting sekaligus menjadi penguasa di lintas Selat Malaka membuat Kerajaan Singosari melakukan ekspedisi “Pamalayu” terhadap kerajaan Melayu pada sekitar tahun 1275 – 1294 Masehi.

Dalam ekspedisi Pamalau tersebut, kerajaan Singosari mengirim kekuatan besar dan bertahan hingga kurang lebih 19 tahun.

Ekspedisi Pamalayu ini merupakan sebuah kekuatan yang sengat besar, para peneliti menyimpulkan bahwa jika kekuatan Pamalayu ini berhadapan dengan pasukan dari satu Kerajaan maka bisa dipastikan bahwa kerajaan tersebut merupakan sebuah kerajaan yang besar, sedangkan jika yang dihadapi oleh Pasukan Ekspedisi Pamalayu ini adalah gabungan dari beberapa kekuatan maka itu adalah gabungan dari beberapa kerajaan yang tidak begitu besar.

Lalu bagaimana melihat sumber sejarah yang mengatakan bahwa kerajaan Melayu di Riau merupakan satuan yang tersebar di beberapa Kawasan khususnya yang tersebar dikawasan sekitaran sungai-sungai yang ada di Siak, Rokan, Kampar dan Indragiri.

Selain itu juga di Riau juga terdapat corak yang membuktikan bahwa pernah ada pengaruh Hindu – Budha di kerajaan yang ada di Riau, misalnya: masih terdapat puing-puing kerajaan (istana, benteng), seperti candi, stupa, arca dan beberapa bukti sejarah yang berupa benda-benda kuno lain serta peninggalan-peninggalan kebudayaan lama yang terwujud dalam kepercayaan dan kesenian. [A/P]