Zaman Palaeolitikum: Hasil Kebudayaan Pacitan di Zaman Prasejarah

Zaman Palaeolitikum: Hasil Kebudayaan Pacitan di Zaman Prasejarah

Admin
Tuesday, 30 April 2019

Hasil-Kebudayaan-pacitan-di-Zaman-Prasejarah

RiauOnline.id – Ada banyak bukti temuan bernilai sejarah yang dilakukan oleh para pakar arkeologi di Indonesia. Salah satu kawasan yang menjadi tempat penelitian mereka adalah kawasan Pacitan.

Kabupaten Pacitan adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia.  Kabupaten Pacitan memiliki Luas kurang lebih 1.390 km² dengan Jumlah penduduk: 638.000 (Pada Tahun 2015)
Didalam catatan sejarah kita mengenal Kebudayaan Pacitan, disebut demikian karena temuan bukti-bukti sejarah ini berada di kawasan Pacitan, Jawa Timur Indonesia.

Ada beberapa peralatan manusia yang hidup di zaman prasejarah yang ditemukan dikawasan ini. Misalnya, alat kapak genggam yang masih berbentukkasar atau alat penetak atau pemotong (chopper) dan alat berjenis kapak perimbas.

Beberapa alat tersebut ditemukan oleh Ralp von Koenigswald pada tahun 1935. Selain di Pacitan alat-alat tersebut ditemukan di beberapa daerah seperti Sukabumi, Gombong, Lampung, Bali, Flores, Sulawesi Selatan dan Kaseldan Timor.

Nah, namun demikian peralatan tersebut dominan mereka temukan di kawasan Pacitan ini sehingga mereka menyebutnya dengan kebudayaan Pacitan.  Manusia purba yang mendukung kebudayaan ini adalah Pithechanthropus Erectus.

Untuk Jenis Peralatan Kapak Genggam digunakan oleh manusia purba kala itu untuk berburu dan mengumpulkan makanan mereka dalam tingkat yang paling sederhana. Peralatan jenis Kapak genggam ini dapat berfungsi sebagai alat yang digunakan memotong daging dan mengali umbi.

Jenis kapak ini disebut kapak genggam karena tidak memiliki tangkai seperti kapak biasanya, kapak ini digunakan dengan cara di genggam.

Sedangkan jenis peralatan lainnya adalah jenis peralatan Kapak Perimbas. Kamak jenis ini digunakan sebagai alat yang berfungsi untuk memahat tulang, merimbas kayu dan digunakan sebagai senjata dalam kehidupan sehari-hari mereka.