Kisah Cinta Letnan Pierre Tendean dan Rukmini yang Menyisakan Tangis

Kisah Cinta Letnan Pierre Tendean dan Rukmini yang Menyisakan Tangis

Admin
Wednesday, 24 April 2019

Sejarah Kisah cinta Letnan Pierre Tendean dan Rukmini yang Menyisakan Tangis

RiauOnline.id -- Letnan Pierre Tendean adalah salah satu sosok Pahlawan Revolusi yang sangat dikenang oleh Bangsa Indonesia. Gerakan 30 September Partai Komunis telah menewaskan para militer Bangsa Indonesia yang sekarang kita kenal sebagai Pahlawan.

Sebagai sosok yang gugur sebagai Pahlawan Revolusi, Letnan Pierre Tendean juga dikenal sebagaimana layaknya orang lain yang memiliki sejarah kisah cinta. Letnan Pierre Tendean merupakan sosok yang tampan dan berani.

Dibalik ketampanannya, ada sesosok wanita yang telah mencuri hati Letnan Pierre Tendean hingga akhirnya menjadi pelabuhan cinta Letnan Pierre Tendean. Sosok gadis berambut hitam dan ikal serta bermata besar itu tak bisa hilang dari benak Letnan Dua Czi Pierre Tendean. Namanya Rukmini, putri sulung keluarga Chaimin di Medan.

Awalnya, Letnan Pierre Tendean dikenalkan oleh teman-temannya kepada gadis itu. Pada pertemuan pertama kedua insan ini mulai merasakan chemistry yang dalam. Lalu, pertemuan itu berlanjut tidak hanya sampai disitu.

Getaran cinta membuat Letnan Pierre Tendeandan Rukmini terus secara inten melakukan komunikasi layaknya sebuah romantisme dalam sebuah hubungan asmara.

Kala itu, Letnan Pierre Tendean ditugaskan menjadi Komandan Peleton Zeni di Kodam II Sumatera Utara. Kisah tersebut akhirnya berjalan dengan serius. Namun, ada hal lain yang menjadi hambatan kala Letnan Pierre Tendean harus berpindah tugas untuk mengikuti pendidikan intelijen di Bogor. Sebagai tentara profesional, dia harus meninggalkan Medan dan gadis pujaannya, Rukmini.

Menjadi idola dan dambaan banyak wanita memang sudah dialamai Letnan Pierre Tendean sejak menempuh pendidikan di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATEKAD).

Ketampanannya membuat Pierre Tendean menjadi idola para wanita. Sampai-sampai digelari Robert Wagner dari Panorama.

Ketampanan Letnan Pierre Tendean tidak lantas membuatnya menjadi seorang sosok yang mempermainkan wanita, dia bukanlah sosok playboy yang gampang mencintai dan lalu pergi pada wanita yang ada. Gonta ganti pacar bukanlah tipe dan karakter Letnan Pierre Tendean, dia sangat setia dan tak mudah jatuh hati.

Menurut berbagai sumber mengungkapkan bahwa rukmini lah wanita pertama yang mampun memikat hati Letnan Pierre Tendean. Entah apa alasannya.

Ada juga yang menyebutkan bahwa Letnan Pierre sangat tertarik oleh kehalusan dan kelemahlembutan gadis bernama Rukmini yang baru dikenalnya itu.

Penugasan Pierre Tendean ke medan tugas di perbatasan Malaysia yang penuh bahaya tak menyurutkan kisah cinta mereka. Hubungan LDR alias jarak jauh ini berjalan terus.
Kala menjadi ajudan Jenderal Nasution, Letnan Pierre Tendean sebenarnya sudah memantapkan niatnya dalam hati untuk melamar Rukmini.

Kemudian, dia menulis surat ke keluarganya, minta doa restu untuk menikah.

Pada tanggal 31 Juli 1965 Letnan Pierre Tendean berkesempatan bertemu dengan calon mertuanya di Medan, kala itu Letnan Pierre Tendean sedang bertugas untuk mendampingi Jendral Nasution bertugas di Medan.

Kesempatan ini pun tak disia-siakan oleh Letnan Pierre Tendean, beliau langsung melamar Rukmini secara resmi dan acara pernikahan mereka sepakati pada bulan November pada tahun itu juga.

Tragisnya cinta Letnan Pierre Tendean

Takdir berkata lain, ternyata pertemuan Letnan Pierre Tendean dan Rukmini kala itu menjadi pertemuan terakhirnya. Kajadian tragis menimpa Letnan Pierre Tendean.

Keinginannya untuk menikahi Rukmini telah dipersiapkan hingga sore itu Letnan Pierre Tendean sempat melihat-lihat paviliun yang dikontrakkan di sekitar Menteng, Jakarta Pusat. Rumah ini direncanakannya untuk ditempatinya ketika sudah menikah.

Tragis, hasrat dan keinginan Letnan Pierre Tendean menikahi Rukmini harus selesai di tangan komplotan Letkol Untung. Padahal dua bulan lagi dia akan jadi pengantin. Beliau gugur dalam gebrakan kelompok G30S PKI, kisah cintanya denga Rukmini tak sampaike pelaminan yang didambakannya.