Berdirinya Kerajaan Karangasem Bali di Lombok, Dari Pulau Bali Hingga Berkuasa di Lombok

Berdirinya-Kerajaan-Karangasem-Bali-di-Lombok

RiauOnline.id, Sejarah Lombok -- Kerajaan Karangasem merupakan sebuah kerajaan yang berbasis di Pulau Bali kala itu. Keberadaan dan ekspansinya kemudian meluas hingga ke Pulau Lombok. Nah, berikut ini seputar sejarah Kerajaan Asam, mulai dari Seajarah nama Karangasem, berdirinya Kerajaan karang Asem dan ketika kerajaan karangasem berkuasa di Lombok.

Sejarah Asal Mula Nama Karangasem?


Mengupas sejarah Kerajaan karangasem kita mulai dari mengenali sejah asal mula dari nama Karangasem itu sendiri, dari mana ya?

Nah, nama Karangasem ini sebenarnya berasal dari dua buah kata yaitu 'Karang' dan 'Semadi'. Dalam beberapa catatan sejarang mengungkapkan bahwa asal muasal nama karang asem tercatat dalam Prasasti Sading C yang terdapat di Geria Mandara, Munggu, Badung.

Ada hal menarik yang diungkapkan pada Prasasti tersebut, menceritakan bahwa sekitar tahun 1072 Saka, tanggal 12 bulan separo terang, Wuku Julungwangi di bulan Cetra, Bathara Guru menitahkan salah satu puteranya Sri Maharaja Jayasakti atau Hyang Agnijaya untuk turun ke Bali.

Jika dilihat dalam Prasti itu maka akan kita dapatkan ”...gumawyeana Dharma rikang Adri Karang maka kerahayuan ing Jagat Bangsul...”. Jika kita mengartikan kalimat tersebut maka akan menjadi ”datang ke Adri Karang membuat Pura (Dharma) untuk memberikan keselamatan lahir-batin bagi Pulau Dewata”.

Diceritakan bahwa sang Hyang Agnijaya pernah datang bersama dengan beberapa saudaranya yaitu Sambhu, Brahma, Indra, dan Wisnu di Adri Karang (Gunung Lempuyang di sebelah timur laut kota Amlapura). Memposisikan diri di Gunung Lempuyang, kemudian Bathara Guru menyebarkan kasih-Nya bagi keselamatan umat manusia.

Dalam sebuah penelitian sejarah tentang keberadaan pura, Lempu yang dihubungkan dengan kata lampu yang artinya terpilih, dan Hyang yang berarti Tuhan (Bathara Guru, Hyang Parameswara). Di Adri Karang inilah Hyang Agnijaya membuat Pura Lempuyang Luhur sebagai tempat bersemadi (Karang Semadi). Lambat laun nama Karang Semadi ini berubah menjadi Karangasem.

Inilah asal mula nama Karangasem ini berasal, kebiasaan yang tidak sengaja mengubah kata Karang Semadi menjadi Karangasem dan bertahan hingga saat ini dengan nama Karangasem.

Sejarah Awal Mula Berdirinya Kerajaan Karangasem


Seajrah mencatat bahwa sekitar abad ke-16 sampai abad ke-17, Karangasem berada di bawah kekuasaan Kerajaan Gelgel, dengan sang penguasanya bernama I Dewa Karangamla yang berkedudukan di Selagumi (Balepunduk).

Kemudian sang raja, I Dewa Karangamla menikahi seorang janda I Gusti Arya Batanjeruk, seorang patih dari kerajaan yang pernah melakukan sebuah pemberontakan dan dibunuh di Desa Bungaya, dengan syarat bahwa setelah pernikahan keduanya, kelak anak dari janda Batanjeruklah yang menjadi penguasa.

Pernyataan dan syarat ini akhirnya disetujui dan kemudian keluarga I Dewa Karangamla berpindah dari Selagumi ke Batuaya. I Dewa Karangamla juga mempunyai putra dari istrinya yang lain bernama I Dewa Gde Batuaya. Pada penyerahan kekuasaan kerajaan selanjutnya kepada putra dari janda Batanjeruk inilah menandai awal mula berdirinya Kerajaan Karangasem yang dipegang oleh Dinasti Batanjeruk.

Awal Mula Kerajaan Karangasem di Lombok


Permintaan bantuan dari Arya B anjar Getas memuluskan Karangasem untuk menanamkan pengaruhnya di Lombok. Sebenamya sejak semula Bali ingin menempati pulau Lombok bagian barat dengan mengirim rakyatnya secara besar-besaran.

Kemenangan yang diperoleh di Tanak Beaq dan adanya perjanjian Timur Juring dan Barat Juring berarti kerajaan Karangasem Bali memiliki posisi yang semakin mantap di Lombok.

Pada waktu Karangasem berkuasa penuh atas Lombok, rombongan orang-orang Bali datang ke Lombok yang dipimpin oleh tiga serangkai yaitu I Gusti Ketut Karangasem adik raja Karangasem sebagai pimpinan rombongan, Pedanda Gde Ketut Subali sebagai pimpinan agama, dan Mas Poleng sebagai pengurus masalah-masalah pembangunan dan pertanian.

Berdirinya kerajaan Singasari (Karangasem Sasak) karena orang-orang Bali sudah semakin banyak di Lombok.Akhirnya, vorang orang Bali di wilayah kekuasaannya mendirikan beberapa buah desa yang merupakan kerajaan kerajaan kecil seperti kerajaan

Singasari (Karangasem Sasak) dengan rajanya Anak Agung Ngurah Made Karang (1720 M), kerajaan Mataram, dengan rajanya bernama Keluarga Raja dan Para Bangsawan Anak Agung Bagus Jelantik, ke- Sumber: Pulau Lombok dalam Sejarah rajaan Pagesangan, dengan rajanya bernama Anak Agung Nyoman Karang, kerajaan Pagutan, dengan rajanya bernama Anak Agung Wayan Sidemen, dan kerajaan Sengkongo, dengan rajanya bernama Anak Agung Ketut Rai.

Ketika Karangasem Bali Berkuasa di Lombok


Kerajaan Karangasem bali menunjuk wakilnya di Lombok yaitu kerajaan Singasari (Karangasem Sasak). Hubungan antara kerajaan-kerajaan berdasarkan asas kekeluargaan untuk mencapai kemakmuran dan kepentingan bersama. Untuk memperkuat persatuan ini raja Singasari mendirikan Pura Meru di Singasari pada tahun 1774 M.

Kerajaan Singasari bertindak sebagai ketua di dalam sebuah pemerintahan federasi. Pagesangan biasanya berposisi sebagai Patih sedangkan Kediri dan Sekongo dilebur menjadi bagian dari Pagutan, sedangkan Kuripan terpencil sendirian.

Adapun pemerintah kerajaan Singasari (1740-1838 M) berturut-turut diperintah oleh tiga raja dengan gelar yang sama yaitu I Gusti Made Karangasem (I, II, dan III). Pada masa inilah terjadi gelombang perpindahan orang Bali ke Lombok secara besar-besaran.

Dalam menjalankan pemerintahannya, untuk urusan ke bawah diserahkan kepada para punggawa. Sedangkan untuk menarik pajak kepada rakyat Sasak diserahkan kepada petugas berasal dari suku Sasak. Sekongo' sebagai kota pelabuhan banyak dikunjungi pedagang irar.

Hal ini dianggapnya sebagai penghalang. Untuk menambah kas perbendaharan dan kekuasaannya, Singasari menaklukan Sekongo'padatahun 1803 M. Singasari mengangap dirinya lebih mampu sehingga kerajaan yang lainnya tidak dibiarkan maju.Raja Singasari mempunyai empat orang anak, yang sulung bemama Dewa Cokorda, kemudian Anak Agung Bagus Oka, Anak Agung Bagus Karangasem dan yang bungsu bemama Agung Ayu Putri yang dikawinkan dengan anak Raja Mataram.

Sebagai pengganti Raja Singasari, diangkatlah Dewa Cokorda yang didampingi oleh patihnya Gusti Gde Dangin.

0 Response to "Berdirinya Kerajaan Karangasem Bali di Lombok, Dari Pulau Bali Hingga Berkuasa di Lombok"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel